Kerudung Halal – Apa Yang Dapat Anda Pelajari

Belum lama ini Zoya mempublikasikan sertifikasi halal untuk produk kerudung atau hijab-nya di akun instagram mereka (bertanggal 7 Januari 2016). Tidak tanggung-tanggung, Zoya memproklamirkan diri sebagai kerudung bersertifikasi halal pertama di Indonesia. Terlepas dari berbagai pro dan kontra netizen terhadap klaim tersebut, sebagai business hacker saya tergelitik untuk membedah isu ini untuk Anda, tentunya agar dapat Anda manfaatkan bagi bisnis Anda sendiri. Kita semua mengetahui bahwa pangsa pasar terbesar di Indonesia saat ini adalah kelas menengah muslim. Dan memang dalam beberapa tahun belakangan, perhatian (dan konsumsi) terhadap produk dan jasa bertema muslim meningkat. Hal ini dapat dengan jelas terlihat melalui acara televisi, topik-topik di media cetak, media online dan menjamurnya toko online yang berjualan kerudung atau hijab. Nah, ditengah ramainya produk hijab, Zoya mengambil langkah strategis yang membuatnya menjadi begitu menonjol ditengah-tengah kerumunan. Dan sangat wajar bila kini semua mata memandang kepada Zoya. Setidaknya ada 4 (empat) hal yang dibidik sekaligus (secara sengaja ataupun tidak) oleh Zoya dalam satu gebrakan:

  • Unique Selling Proposition
  • Setting Market Category
  • Educational Marketing
  • Free Publicity

Unique Selling Proposition

Saat artikel ini ditulis, Zoya merupakan satu-satunya merek dan produk kerudung yang bersertifikat halal di Indonesia. Ini menjadi suatu keunikan tersendiri yang menjadi nilai jual Zoya kepada target pasar yang dibidiknya, yaitu kaum muslimah yang mementingkan halal dalam berbagai aspek kehidupannya, termasuk dalam berbusana.

Setting Market Category

Sangat mudah bagi Zoya saat ini untuk memposisikan dirinya sebagai pilihan utama dan satu-satunya dimata pelanggannya dengan menjadi kategori baru di pasar. Zoya menempatkan dirinya bukan sekedar sebagai penjual kerudung, tetapi sebagai penyedia busana muslim yang halal dan dapat dipercaya (dengan adanya sertifikat). Para kompetitor akan terlihat hanya sekedar menjual kerudung.

Educational Marketing

Zoya tidak hanya membuat sembarang klaim, tetapi juga memberikan edukasi kepada target pasarnya bahwa kerudung yang halal itu memiliki kriteria. Akibatnya, sekarang pasar mulai terdidik, bahwa perlu memperhatikan proses produksi kerudung, apakah sesuai dengan kriteria halal atau tidak. Bila aktivitas ini terus dilakukan, Zoya akan menjadi expert kerudung halal dimata target pasar yang dibidiknya.

Free Publicity

Strategi yang diambil ini menuai pro dan kontra, terutama bagi netizen. Dampak dari pro dan kontra ini dari sisi marketing adalah suatu keuntungan, publisitas GRATIS! Merek Zoya menjadi pembicaraan diberbagai situs online dan social media secara gratis, bahkan dengan menulis artikel ini pun membantu Zoya. Tidak perlu repot-repot dengan SEO, SEM, advertorial dan lain sebagainya yang jelas-jelas membutuhkan uang dan belum tentu efektif.

* * *

Bagi para loyalis (kayak politik saja yah, hahahaha), apa yang dilakukan Zoya akan menambah keterikatan dengan merek. Namun bagi yang lain, akan sangat mungkin menjadi antipati karena menggunakan hal yang sensitif dalam berbisnis. Yang pasti strategi ini telah membuat Zoya semakin jelas memposisikan dirinya berbeda dengan produsen kerudung lainnya dan telah sukses menarik perhatian pasar.

#HackingBisnis

“Exploit Your Business to Ultimate Profit”

Dapatkan artikel dan informasi SPESIAL lainnya dengan menuliskan Nama & Email Anda. SAAT INI JUGA!

2 Comments

  1. Fakhrurroji 07/02/2016
    • Henry Yonathan 07/02/2016

Leave a Reply