Hukum Kekal Menumbuhkan Bisnis Apapun

Bagaimana jika ternyata menumbuhkan bisnis itu bukan perkara modal, kantor yang besar, perbanyak cabang ataupun menambah karyawan? Dan bagaimana bila itu ternyata jauh lebih sederhana dari yang Anda pernah bayangkan selama ini, namun dapat memberikan pertumbuhan bisnis yang berlipat-lipat?

Ada begitu banyak resep yang diberikan untuk bagaimana menumbuhkan sebuah bisnis. Silahkan saja Anda masukan kata “menumbuhkan bisnis” atau “grow business” pada mesin pencari.

Apa yang membuat ada begitu banyak resep menumbuhkan bisnis adalah kebanyakan dari mereka (mungkin) lupa landasan dari tujuan sebuah bisnis. Atau sengaja membuatnya menjadi kompleks agar terlihat keren, canggih dan sulit diimplementasikan; yang tujuannya (mungkin) agar Anda menggunakan jasa mereka.

Tetapi begini… Anda sebagai pemilik bisnis, tidak menginginkan kekompleksitasan. Semakin sesuatu itu kompleks, semakin sulit ia ditangani dan rawan kesalahan (kecuali itu yang mereka harapakan, agar Anda ketergantungan).

Nah, apa yang sebentar lagi Anda pelajari adalah sebuah rumus pokok dan filosofi dibalik rumus pokok tersebut. Mengapa demikian? Rumus pokok itu sederhana dibandingkan rumus turunan. Dan filosofi dari rumus pokok akan membuat Anda mengerti bagaimana membuat rumus-rumus turunan.

Filosofi

“There is only one valid definition of business purpose: to create a customer” – Peter F. Drucker

Kata customer itu sendiri perlu dipahami dengan tepat, yaitu: seseorang atau organisasi yang membeli barang atau jasa dari sebuah bisnis. Kata kunci dari penjelasan ini adalah membeli. Inilah yang membedakan customer dengan user ataupun consumer (sangat mungkin customer juga sekaligus user ataupun consumer). Anda dapat mengganti kata customer dengan kata lain yang sesuai dengan industri Anda, misalnya: pasien.

Tanpa adanya pembelian, tidak ada pendapatan. Tanpa adanya pendapatan yang berkepanjangan, bisnis akan tutup. Dengan adanya pembelian, bisnis dapat melakukan banyak hal, seperti: penambahan karyawan, perbesar kantor, menambah cabang dan berinovasi. Dan itu semua disebabkan oleh… customer.

Itulah sebabnya mendatangkan banyak pengunjung ke toko fisik atau online tidaklah cukup. Jauh lebih penting seberapa banyak dari mereka yang menjadi pembeli. Anda dapat mempelajari The 4Pe of Conversion Formula agar dapat meningkatkan konversi dari pengunjung menjadi pembeli.

Tapi tunggu dulu…

Rumus Pokok

“The purpose of business is to create and keep a customer” – Peter F. Drucker

Sebuah bisnis juga perlu untuk dapat mempertahankan customer-nya. Oleh karena itu, jenius Marketing dunia Jay Abraham merumuskan bahwa dari begitu banyak cara, bila dirunut ternyata akan bermuara pada tiga kegiatan berikut ini:

  • Dapatkan Customer Baru
  • Buat Customer Membeli Lebih Sering (frekuensi)
  • Buat Customer Membeli Lebih Banyak (volume)

Ada berbagai cara menghasilkan customer baru. Dari menunggu customer datang, mendatangi calon customer hingga melalui referral – referensi atau rekomendasi. Referral dapat tercipta secara alami maupun direncanakan. Referral alami tercipta sebagai akibat dari pembeli yang puas terhadap produk/jasa dan pelayanan Anda (istilah kekiniannya Service Excellence). Referral yang direncanakan adalah Anda membuat program yang memang ditujukan menghasilam referral, contoh populernya: member get member.

Menghasilkan customer baru itu mahal. Oleh karena itu kegiatan-kegiatan selanjutnya adalah mengenai bagaimana sebuah bisnis menjaga para customer. Di berbagai workshop saya sering menceritakannya begini, “Waktu mau dapetin… susah payah. Giliran udah dapet, malah gak diapa-apain”. Dan biasanya Bapak-Bapak yang tersenyum, entah apa maksudnya 🙂

Dengan memahami tiga kegiatan ini dengan baik, Anda dapat menjadi seorang Strategic Marketer ataupun Strategic Business Owner dan tentunya menumbuhkan bisnis Anda.

Mengapa Bukan Pelanggan?

Arti dari kata pelanggan adalah orang yang secara berkala melakukan pembelian. Pada kebanyakan bisnis, ‘berkala’ ini mengikuti ritme customer. Namun sebagai pemilik bisnis, Anda tentu menginginkan agar ‘berkala’ itu menurut ritme Anda.

Dalam hal membentuk pelanggan, sebagai pemilik bisnis Anda perlu menciptakan dengan sengaja suatu keadaan dimana customer mempunyai alasan untuk bertransaksi lebih sering dan setiap kali transaksi, volumenya lebih banyak. Lagi pula, jauh lebih mudah dan murah untuk membujuk customer yang sudah ada untuk kembali bertransaksi dengan bisnis Anda.

Ketika ini dapat tercapai, secara tidak langsung Anda telah melatih dan mendidik customer Anda menjadi pelanggan. Jadi mengapa bukan pelanggan? Karena pelanggan adalah hasil sampingan dari sebuah bisnis yang menjalankan tiga kegiatan di atas.

Beberapa Rahasia Kecil

Meskipun tiga kegiatan ini dapat membuat bisnis Anda bertumbuh, tetapi ada dua syarat penting yang jarang diungkapkan:

  • Agar dapat berjalan dengan semestinya, ia harus dibangun di atas fondasi model bisnis yang tepat. Tanpa itu, tiga kegiatan ini tidak memberikan hasil maksimal atau malah tidak dapat berjalan sama sekali.
  • Jika manajemen keuangan bisnis Anda bermasalah, melakukan tiga kegiatan ini tidak akan membawa bisnis Anda kemana-mana. Meskipun kapal terus melaju, tetapi apabila kapal tersebut bocor, ia tidak akan sampai ke tujuan (well, tergantung seberapa parah bocornya sih).

* * *

Rumusan sederhana ini telah dan dapat digunakan oleh berbagai bisnis dari berbagai skala ukuran. Meskipun sederhana, tetapi tidak berarti mudah; tergantung bagaimana bisnis Anda. Sebagai penutup, berikut ini pertanyaan untuk Anda refleksikan:

  • Apakah Anda sudah melakukan semua kegiatan tersebut?
  • Berapa banyak cara yang sudah dilakukan untuk masing-masing kegiatan?
  • Apakah Anda memantau efektifitas setiap cara?
  • Apakah Anda tahu dari mana customer datang?
  • Apakah Anda tahu apa yang menyebabkan customer datang?
  • Apakah Anda mencatat data customer?

#HackingBisnis

“Exploit Your Business to Ultimate Profit”

Dapatkan artikel dan informasi SPESIAL lainnya dengan menuliskan Nama & Email Anda. SAAT INI JUGA!

Leave a Reply