Hantui Pengunjung Situs Anda Kemanapun Mereka Pergi

Bagaimana jika ada sebuah teknologi dimana pengunjung website Anda tidak perlu lagi memberikan alamat email dan mereka tetap dapat Anda kirimkan pesan kapanpun dan dimanapun?

Untuk seketika pikiran saya melayang dan menjawab: Tentu tertarik! Namun tidak butuh waktu lama untuk kemudian menyadari apakah memungkinkan hal seperti itu terjadi? Secara teori, agar hal ini terjadi diperlukan protokol komunikasi agar Anda dan pengujung website dapat selalu terhubung. Artinya, diperlukan perangkat lunak atau apps tambahan; demikian pikir saya.

Dan saya…. salah! Mmmhh gak sepenuhnya salah sih. Dan teknologi ini memang benar adanya. Sudah saya buktikan sendiri. Penasaran?

WebPush

Teknologi yang digunakan adalah teknologi WebPush. Binatang apa itu??? WebPush adalah sebuah mekanisme untuk mengirimkan data dari server (situs web) kepada web browser (seperti Mozilla Firefox, Safari, Google Chrome dll), meskipun situs web tersebut tidak sedang diakses – Catatan: ini adalah penjelasan yang sangat disederhanakan.

Begini contohnya. Saat ini Anda sedang membaca artikel ini. Setelah selesai, Anda mengakses situs lain. Meskipun Anda sedang berada disitus lain, saya dapat mengirimkan pesan kepada Anda melalui web browser. Bahkan, dari pengujian yang sudah saya lakukan, meskipun web browser ditutup/dimatikan lalu kemudian dibuka kembali, pesan saya tetap akan muncul.
webpush notification

Apa Manfatnya?

Berbeda dengan email marketing yang memerlukan seseorang untuk memberikan alamat email (dan mungkin nama). Setelah itu, Anda dapat mengirimkan email kepada orang tersebut. Masalahnya, sangat mungkin seseorang mendaftarkan diri kebanyak list, bukan? Mungkin Anda pernah belanja di beberapa toko online. Beberapa toko online besar, sangat agresif mengirimkan promo email hampir setiap hari. Itu baru toko online, belum event yang pernah Anda hadiri dan minta email Anda. Ataupun mailing list yang tingkat aktifitas anggotanya tinggi. Dampaknya, email yang Anda kirimkan peluang dibacanya makin kecil.

WebPush hanya perlu pengunjung untuk melakukan beberapa klik mouse agar dapat terdaftar. Kemudian pengunjung tersebut akan terus dapat dikirimkan pesan. Dan orang tersebut tidak harus membuka aplikasi email ataupun webmail. Secara teori, teknologi ini jauh lebih cepat menarik perhatian orang yang telah mendaftarkan diri ketimbang teknologi email.
webpush notification

Dari sudut pandang marketing, Anda dapat mengirimkan notifikasi bila ada:

  • Artikel baru, kalau Anda blogger ataupun portal berita.
  • Penawaran/promo, kalau Anda mengelola toko online.

Potensi Masalah

Dibalik kerennya WebPush, ada beberapa potensi masalah yang perlu Anda ketahui sebelum mengadopsi penggunaannya:

  • Teknologi ini masih tergolong baru.Saya tidak tahu dengan web browser lain, namun Mozilla Firefox yang mendukung teknologi ini adalah versi 44 (dirilis 26 Januari 2016). Pertanyaannya adalah, seberapa banyak pengguna browser yang mendukung teknologi ini?
  • Web browser harus dalam keadaan bersedia di-tracking oleh website dan mengingat jejak website.Bila fitur tracking dimatikan, maka tombol pendaftaran WebPush tidak akan muncul pada website. Selain itu, agar pesan yang dikirimkan kepada pengunjung terdaftar dapat muncul, web browser mereka harus dalam keadaan mengingat jejak website yang menggunakan WebPush.webpush browser settings
  • Message OverloadBila teknologi ini sukses diterima pasar, maka dapat diprediksi akan mengalami hal yang sama dengan email marketing, yaitu message overload. Akan terlalu banyak notifikasi yang diterima oleh subscriber, membuat efektifitasnya menurun drastis (kecuali memang orangnya gak punya kerjaan).
  • Teknologi PenggangguMasih terkait dengan poin sebelumnya. Dapat Anda bayangkan mendapatkan banyak sekali notifikasi? Banyaknya notifikasi, malah menjadi pengganggu dan berpotensi menurunkan produktifitas alih-alih membantu subscriber. Kalau subscriber-nya paham teknologi, dia akan unsubscribe (berhenti langganan).

* * *

Yang menjadi perhatian saya adalah jangan sampai Anda menggunakan jasa teknologi WebPush dengan investasi yang keterlaluan (layanan teknologi ini sangat murah). Namun ingat, poin-poin potensi masalah yang telah saya paparkan sebelumnya bila hendak menggunakan WebPush.

Catatan: Tahun 1996, PointCast Network telah menggunakan teknologi push. Mereka gagal, karena pengguna dibanjiri oleh berbagai informasi yang menguras bandwidth (saat itu internet masih pakai dial-up yang mahal). Dan persis seperti perkiraan saya, para pengguna teknologi tersebut juga keberatan dengan banjir informasi, terutama iklan.

#HackingBisnis

“Exploit Your Business to Ultimate Profit”

Dapatkan artikel dan informasi SPESIAL lainnya dengan menuliskan Nama & Email Anda. SAAT INI JUGA!

Leave a Reply