Cara Menjual Lebih Mahal #1: Posisi Menentukan Gengsi

Apakah Anda sering mendengar (atau mungkin Anda sendiri) sulit menjual produk/jasa bagus dengan harga mahal? Jika iya, mungkin tulisan ini dapat membantu.

Pernah dengar Ferrari dan Porche? Ya, keduanya adalah merek yang cukup terkenal sebagai mobil mahal. Hingga tulisan ini dibuat, keduanya (dan bahkan merek-merek lain, baik diindustri otomotif maupun diluar itu) masih tetap berdiri. Artinya, masih terjadi penjualan meskipun… mahal.

Sebenarnya ada beberapa strategi yang dapat diambil agar dapat menjual produk/jasa dengan harga tinggi. Dalam tulisan kali ini, saya ingin mengajak Anda mengenal salah satunya.

Salah satu hobi saya adalah wisata ke toko buku. Mungkin Anda juga memiliki hobi yang serupa. Bagi saya, buku adalah salah satu harta yang paling berharga. Pepatah “Buku adalah jendela dunia”, bagi saya, adalah benar adanya. Meskipun internet telah membuka batasan wilayah dan waktu dalam mengakses informasi, buku tetap memiliki tempat tersendiri bagi para ‘kutu buku’.

Suatu ketika saya wisata buku hingga ke Plaza Indonesia. Saat sedang jalan, saya melihat berbagai toko dengan merek dan barang yang dijualnya. Karena bukan orang yang suka dengan merek, saya bertanya dalam diri: “Ini merek apa, saya kok gak pernah lihat atau dengar sebelumnya yah”.

Hampir semua orang tahu, Plaza Indonesia merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang target pasarnya adalah kelas atas. Artinya harga yang disematkan tergolong mahal (tentunya bagi kelas menengah ke bawah). Sehingga toko-toko yang berada di sana akan memasang harga mahal. Lalu, kenapa?

Nah, Anda dapat mempengaruhi persepsi pasar mengenai sesuatu. Dalam hal ini, lokasi. Jika Anda membuka toko dilokasi yang ramai dikunjungi oleh kalangan kelas atas, Anda dapat menawarkan produk/jasa Anda dengan harga tinggi dan orang mau membeli. Justru kalau Anda menjual dengan harga yang murah akan menjadi pertanyaan besar bagi calon pembeli. Produk/jasa yang sama dengan kualitas yang sama, akan sulit dijual tinggi kalau Anda membuka toko di ruko perumahan atau di pasar modern/swalayan, meskipun yang datang ke sana orang-orang yang memiliki daya beli tinggi.

Namun Anda jangan serakah… mau meraup segala target pasar. Sehingga produk/jasa yang sama Anda jual di pusat perbelanjaan elit dan pasar modern/swalayan. Cepat atau lambat orang akan tahu dan memilih beli dilokasi yang lebih murah. Kecuali… memang itu yang Anda inginkan 🙂

#HackingBisnis
“Exploit Your Business to Ultimate Profit”

Dapatkan artikel dan informasi SPESIAL lainnya dengan menuliskan Nama & Email Anda. SAAT INI JUGA!

Leave a Reply