Bagaimana Menjual Ketika Produk Yang Dicari Tidak Ada

Pernahkah mengalami seorang prospek atau pelanggan yang datang kepada Anda dan mencari produk yang tidak Anda jual? Apa yang Anda lakukan? Kemampuan menjawab tantangan ini dapat meningkatkan omzet dan profit penjualan Anda, terlepas Anda pengusaha ataupun tenaga penjual.

Ditengah melambatnya perekonomian yang mulai dirasakan sejak tahun 2015 lalu, penjualan menjadi kata yang paling ingin didengar. Itu bagaikan oase di tengah gurun. Tanpa terjadinya penjualan yang memadai, penghematan tidak dapat dihindari. Dari efisiensi penggunaan fasilitas, pemotongan gaji hingga perampingan.

Alih-alih memungkiri keadaan ini ataupun menghindari membicarakan, adalah jauh lebih bijaksana bila Anda menerima kenyataan ini. Dari sinilah Anda baru dapat mengerahkan kekuatan penuh mencari solusi, seperti yang sebentar lagi akan Anda dapatkan.

Nah, Anda mungkin bertanya-tanya, apa mungkin menjual ketika produk yang dicari tidak ada? Bukankah produknya tidak ada?

Ada dua cara yang dapat Anda lakukan agar penjualan dapat terjadi, meskipun produk yang dicari tidak ada:

  1. Membuat produk tersebut ada
  2. Menawarkan produk yang serupa

Membuat Produk Menjadi Ada

Cara ini tidak melibatkan sulap… hmm ada juga sih. Ini sulapnya…

Jika Anda pernah berbelanja ke pusat penjualan komputer di kawasan Mangga Dua, mestinya cara ini sudah tidak asing lagi. Bila ada calon pembeli yang mencari suatu barang yang tidak tersedia di toko, biasanya si pemilik toko akan menelepon seseorang (siapakah dia???) dan kemudian memberikan harga kepada calon pembeli. Apabila calon pembeli setuju, maka akan diminta menunggu barangnya datang.

Pernah juga ada kejadian staf Indomaret mengambil (bukan mencuri yah) beberapa barang di AlfaMart yang letaknya berseberangan. Saya tidak tahu apakah hal ini diperbolehkan oleh manajemen. Terlepas dari hal itu, kolaborasi dengan kompetitor dapat menjadi daya ungkit tersendiri dalam meningkatkan penjualan.

Menawarkan Produk Serupa

Suatu ketika saya mencari suplemen yang direkomendasikan sahabat saya, seorang dokter. Apotek disekitar rumah tidak ada yang menjual Divens Plus, nama suplemennya. Sampai suatu ketika saya ada urusan ke luar kota dan memutuskan sekalian lah mencari suplemen ini. Di daerah tersebut hanya ada dua apotek yang namanya cukup terkenal. Di apotek pertama, tenaga penjualnya tidak tahu Divens Plus dan mengatakan tidak menjualnya. Apotek kedua, juga melakukan hal yang serupa. Hanya saja kemudian tenaga penjualnya bertanya dari bahan apa. Saat saya mengatakan itu adalah Jintan Hitam, tenaga penjual langsung menawarkan produk lain yang juga mengandung Jintan Hitam. Alhasil… saya beli.

Seorang prospek datang kepada Anda karena memiliki masalah. Kebanyakan dari mereka mencari solusi yang mereka pikir sebagai solusi. Terkadang solusi tersebut belum tentu efisien atau tepat untuk menyelesaikan masalahnya. Anda perlu menggali informasi mengenai apa yang sebenarnya mereka butuhkan dan berikan alternatif solusi.

#HackingBisnis

“Exploit Your Business to Ultimate Profit”

Dapatkan artikel dan informasi SPESIAL lainnya dengan menuliskan Nama & Email Anda. SAAT INI JUGA!

Leave a Reply